
Singapura Perketat Aturan Mi Instan dan Bumbu Lewat Nutrigrade
Global Health Wire – Nutrigrade akan menjadi label wajib bagi berbagai produk makanan di Singapura, termasuk garam, saus, bumbu dapur, dan mi instan, mulai 2027. Kebijakan ini diterapkan sebagai upaya menekan konsumsi natrium dan bahan tidak sehat lainnya, seiring meningkatnya angka penyakit kronis di negara tersebut.
Produk yang tergolong tinggi natrium, gula, atau lemak jenuh akan diberi label C atau D, yang menunjukkan kategori tidak sehat. Produk dengan label D tidak diperbolehkan diiklankan. Misalnya, jika sebuah mi instan mengandung natrium yang mendapat nilai C, namun kadar lemak jenuhnya bernilai D, maka produk tersebut akan otomatis mendapatkan nilai D.
“Baca Juga: Cholangitis, Infeksi Saluran Empedu yang Perlu Diwaspadai”
Label Nutrigrade juga akan diperbarui untuk menunjukkan komponen gizi yang paling berkontribusi terhadap penilaian tersebut, sehingga konsumen dapat memahami lebih baik kandungan produk yang mereka beli.
Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung, menekankan bahwa kesehatan bukanlah soal biaya, melainkan soal kebiasaan. Ia mendorong masyarakat untuk mulai mengurangi konsumsi garam, minyak, dan saus.
“Butuh waktu untuk membiasakan diri, tapi setelah itu kita bisa mulai merasakan bahan alaminya, bukan hanya rasa dari saus,” ujarnya dalam pengumuman resmi.
Sejak diterapkan pada minuman kemasan tahun 2020, sistem Nutrigrade terbukti efektif. Kadar gula dalam minuman turun dari 7,1 persen pada 2017 menjadi 4,6 persen pada 2023. Pemerintah kini berharap sistem yang sama akan berhasil mengurangi konsumsi natrium dan lemak jenuh dari makanan olahan.
Indonesia pun berencana menerapkan sistem serupa bernama Nutri-Level. Konsep ini tengah digodok oleh BPOM RI sejak 2024 dan telah disosialisasikan ke berbagai pihak, termasuk Presiden. Namun, batas kadar gula, garam, dan lemak masih dalam proses pembahasan lintas kementerian.
Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024, regulasi ini menjadi bagian dari pelaksanaan UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023. Jika diterapkan, Nutri-Level akan menjadi langkah penting Indonesia dalam mendorong gaya hidup sehat dan kesadaran gizi masyarakat.
“Simak Juga: Dampak Tarif Resiprokal AS, 50 Ribu Buruh Terancam PHK”
Global Health Wire - Sembilan hari sebelum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengumumkan adanya wabah pneumonia misterius di Wuhan,…
Global Health Wire - Menurut data World Health Organization (WHO) 2023, lebih dari 1,4 miliar orang di seluruh dunia menghadapi…
Global Health Wire - Dunia belum sepenuhnya pulih dari luka pandemi COVID-19 ketika WHO merilis laporan mengejutkan: risiko pandemi berikutnya…
Global Health Wire - Dunia medis sedang bergolak: sebuah studi yang diterbitkan di jurnal The Lancet pada September 2024 mengungkap…
Global Health Wire - Sebuah survei WHO tahun 2023 mengungkapkan fakta yang sulit diabaikan: 68% populasi global mengubah setidaknya satu…
Global Health Wire - Tekanan terhadap sistem layanan kesehatan di seluruh dunia semakin nyata: dari kekurangan tenaga medis di negara…
This website uses cookies.