
Infeksi Bintik Putih di Tenggorokan, Apa Penyebabnya?
Global Health Wire – Bintik putih di tenggorokan sering kali muncul di area sekitar amandel sebagai tanda adanya infeksi atau gangguan kesehatan lainnya. Kehadirannya dapat mengganggu, menimbulkan rasa sakit yang tidak nyaman, serta menyebabkan kesulitan saat menelan makanan. Infeksi semacam ini umumnya disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Berikut adalah beberapa penyebab umum infeksi yang dapat menyebabkan munculnya bintik putih di tenggorokan yang perlu Anda ketahui.
Radang tenggorokan adalah salah satu infeksi yang sering menyebabkan munculnya bintik putih di amandel atau bagian dalam tenggorokan. Penyakit ini biasanya terjadi akibat serangan virus, bakteri, atau jamur. Dalam banyak kasus, dokter akan meresepkan antibiotik atau obat lainnya untuk membunuh mikroorganisme penyebab radang.
“Baca Juga: Manfaat Tertawa, Obat Alami yang Terlupakan”
Selain bintik putih, gejala radang tenggorokan meliputi mual, muntah, sakit perut, demam, kesulitan menelan, serta kemerahan dan pembengkakan pada amandel. Pada beberapa kasus, sakit kepala dan ruam juga bisa muncul.
Mononukleosis menular, atau yang sering disebut demam kelenjar, adalah infeksi virus yang sangat menular dan menyebabkan munculnya bintik putih pada amandel dan tenggorokan. Penyakit ini mendapat julukan “penyakit berciuman” karena dapat menular melalui air liur, seperti saat berciuman, batuk, atau bersin.
Mononukleosis menular juga menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Infeksi ini dapat menyebar dengan cepat, terutama di kalangan orang yang memiliki kontak fisik dekat dengan penderita.
Kandidiasis mulut atau sariawan adalah infeksi jamur yang terjadi pada mulut dan tenggorokan, yang juga dapat menyebabkan bintik-bintik putih. Infeksi ini disebabkan oleh jamur Candida albicans dan sering menyerang orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Kandidiasis bisa diobati dengan salep antifungal atau obat oral yang diberikan oleh dokter.
Kondisi ini lebih umum terjadi pada orang yang sedang menjalani pengobatan imunosupresif, penderita diabetes, atau mereka yang memiliki kebiasaan merokok.
HSV-1 (herpes oral) dan HSV-2 (herpes genital) adalah infeksi virus yang dapat menyebabkan bintik putih di mulut dan tenggorokan. Herpes oral sering kali menular melalui ciuman, sedangkan herpes genital menyebar melalui kontak seksual. Kedua jenis infeksi ini dapat menimbulkan luka di sekitar mulut dan tenggorokan, serta bintik putih yang menyakitkan.
Herpes oral biasanya menimbulkan luka melepuh di bibir atau dalam mulut, yang bisa menjadi sangat mengganggu saat makan atau berbicara.
“Simak Juga: Pecah! Indonesia Buka Tur Konser KOSTCON 2025”
Global Health Wire - Tekanan terhadap sistem layanan kesehatan di seluruh dunia semakin nyata: dari kekurangan tenaga medis di negara…
Global Health Wire - Teknologi kesehatan global mengubah cara layanan medis diberikan dengan menghadirkan inovasi terbaru yang mempermudah diagnosa, perawatan,…
Global Health Wire - Vaksin terbaru dan dampaknya telah mencuri perhatian dunia dalam upaya mengatasi berbagai tantangan kesehatan global secara…
Global Health Wire - Tantangan kesehatan global baru terus muncul dan membawa dampak serius pada kualitas hidup masyarakat di berbagai…
Global Health Wire - Berita kesehatan global riset medis selalu menjadi topik yang penting untuk diikuti karena terus memberikan informasi…
Global Health Wire - Berita kesehatan global perlu diikuti agar masyarakat dan tenaga medis selalu update dengan tren dan perkembangan…
This website uses cookies.