
Jangan Abaikan! 10 Tanda Penyakit Lupus yang Terlihat Sepele
Global Health Wire – Lupus adalah penyakit autoimun kronis yang dapat menyerang berbagai bagian tubuh, mulai dari kulit, sendi, ginjal, otak, dan lainnya. Penyakit ini kerap dijuluki “penyakit seribu wajah” karena gejalanya sangat beragam dan sering menyerupai penyakit lain. Karena itu, deteksi dini sangat penting agar penderita bisa mendapatkan penanganan yang tepat. Berikut 10 gejala awal penyakit lupus yang sering terlewatkan:
Demam ringan antara 36,9°C hingga 38,3°C bisa menjadi tanda peradangan dalam tubuh. Penderita lupus kerap mengalami demam ringan berulang tanpa penyebab yang jelas. Jika Anda sering mengalami demam seperti ini, segera periksakan ke dokter.
“Simak Juga: Rajin Olahraga Sejak Muda, Cegah Hipertensi di Usia Tua”
Kerontokan rambut, termasuk munculnya area botak di kulit kepala, bisa menjadi gejala lupus. Ini disebabkan peradangan atau efek samping obat. Rambut biasanya rontok secara bertahap, tapi pada beberapa kasus bisa terjadi secara mendadak.
Ruam berbentuk kupu-kupu yang muncul di wajah, khususnya di atas batang hidung dan pipi, adalah ciri khas lupus. Selain itu, penderita bisa mengalami bercak kulit tebal, bersisik, atau perubahan warna kulit setelah terpapar sinar matahari. Bengkak pada kelopak mata dan sariawan juga bisa terjadi.
Lupus bisa menyebabkan lupus nefritis, peradangan ginjal yang mengganggu kemampuan menyaring racun. Gejalanya meliputi bengkak di kaki, tekanan darah tinggi, urin gelap, hingga nyeri pada sisi tubuh. Tanpa penanganan, kondisi ini bisa berkembang menjadi gagal ginjal.
Sekitar 90% penderita lupus mengalami kelelahan ekstrem. Rasa lelah ini tidak membaik meskipun sudah beristirahat. Jika kelelahan kronis mulai mengganggu aktivitas harian, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.
Pada tahap awal, lupus bisa menyebabkan nyeri, kekakuan, dan pembengkakan pada sendi, terutama di pagi hari. Gejalanya bisa berkembang menjadi arthritis, tendinitis, atau sindrom carpal tunnel. Nyeri bisa datang dan pergi secara tiba-tiba.
Lupus dapat memicu pleuritis, peradangan pada selaput paru-paru yang menimbulkan nyeri tajam saat bernapas, batuk, bersin, atau tertawa. Kondisi ini bisa mengganggu fungsi paru dan membutuhkan penanganan medis segera.
Gejala seperti asam lambung naik, rasa terbakar di dada, dan perut tidak nyaman juga bisa menjadi tanda lupus. Cara mengurangi gejala ini termasuk menghindari makanan pemicu, makan porsi kecil lebih sering, serta menjaga posisi kepala lebih tinggi saat tidur.
Penderita lupus berisiko mengalami gangguan tiroid, baik hipotiroid maupun hipertiroid. Tiroid yang terganggu dapat menyebabkan kenaikan atau penurunan berat badan, kulit kering, dan perubahan suasana hati. Pemeriksaan fungsi tiroid penting untuk mencegah komplikasi.
Gejala ini bisa mengindikasikan sindrom Sjögren, kondisi autoimun yang kerap menyertai lupus. Mata terasa berpasir dan mulut kering adalah dua keluhan umum. Jika berlangsung lama, bisa menyebabkan gangguan penglihatan dan infeksi mulut.
Karena gejala lupus sering kali samar dan mirip penyakit lain, penting untuk mewaspadai bila Anda mengalami beberapa keluhan di atas secara bersamaan atau berulang. Diagnosis dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi seperti kerusakan organ permanen.
Jika Anda atau orang terdekat menunjukkan gejala-gejala tersebut, segera konsultasikan ke dokter spesialis untuk pemeriksaan lanjutan dan pengelolaan penyakit yang tepat.
“Baca Juga: Selamat Jalan Gusti Irwan Wibowo, Musisi Berbakat Telah Tiada”
Global Health Wire - Menurut data World Health Organization (WHO) 2023, lebih dari 1,4 miliar orang di seluruh dunia menghadapi…
Global Health Wire - Dunia belum sepenuhnya pulih dari luka pandemi COVID-19 ketika WHO merilis laporan mengejutkan: risiko pandemi berikutnya…
Global Health Wire - Dunia medis sedang bergolak: sebuah studi yang diterbitkan di jurnal The Lancet pada September 2024 mengungkap…
Global Health Wire - Sebuah survei WHO tahun 2023 mengungkapkan fakta yang sulit diabaikan: 68% populasi global mengubah setidaknya satu…
Global Health Wire - Tekanan terhadap sistem layanan kesehatan di seluruh dunia semakin nyata: dari kekurangan tenaga medis di negara…
Global Health Wire - Teknologi kesehatan global mengubah cara layanan medis diberikan dengan menghadirkan inovasi terbaru yang mempermudah diagnosa, perawatan,…
This website uses cookies.