
Main HP Lama di Toilet? Awas Risiko Wasir Mengintai!
Global Health Wire – Wasir, atau hemoroid, merupakan salah satu risiko kesehatan serius yang bisa muncul akibat kebiasaan duduk terlalu lama di toilet. Aktivitas ini, terutama saat disertai dengan bermain HP hingga lupa waktu, tidak hanya memperpanjang durasi di kamar mandi, tetapi juga meningkatkan tekanan pada area dubur yang dapat memicu munculnya wasir.
Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa duduk terlalu lama di toilet bisa meningkatkan risiko terkena wasir hingga 46 persen. Temuan ini menjadi peringatan penting, mengingat kebiasaan menggunakan smartphone di toilet semakin umum dilakukan oleh banyak orang dari berbagai usia.
Wasir adalah kondisi saat pembuluh darah (vena) di area dubur atau anus mengalami pembengkakan atau pelebaran akibat tekanan yang berlebihan. Kondisi ini bisa menimbulkan rasa gatal, tidak nyaman, bahkan nyeri dan pendarahan saat buang air besar.
“Simak Juga: Polemik Ucapan ‘Rakyat Jelata’, PDIP Didorong Segera Tindak Tegas Deddy Sitorus”
Tekanan berlebih tersebut bisa disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya adalah duduk terlalu lama di posisi yang sama, terutama di kloset toilet. Aktivitas seperti mengejan, kurangnya asupan serat, dan minimnya olahraga juga turut memengaruhi munculnya kondisi ini.
Dr. Trisha Pasricha, gastroenterolog dari Massachusetts General Hospital sekaligus salah satu penulis studi, menegaskan bahwa semakin lama seseorang duduk di toilet, semakin besar dampaknya terhadap kesehatan anus dan rektum.
“Semakin lama Anda duduk di toilet, semakin buruk akibatnya untuk tubuh Anda,” ujarnya pada Kamis (4/9/2025).
Ia juga menyoroti peran smartphone yang dirancang untuk membuat orang betah berlama-lama menatap layar, termasuk saat berada di toilet.
“Smartphone benar-benar menguasai kita dengan cara yang tak pernah terjadi saat orang membaca koran di toilet pada era 80-an,” tambahnya.
Studi yang dipublikasikan di jurnal PLOS One pada Rabu (3/9/2025) ini melibatkan 125 peserta berusia 45 tahun ke atas. Para peserta menjalani skrining kolonoskopi dan diminta mengisi survei mengenai kebiasaan buang air besar, termasuk apakah mereka menggunakan internet saat berada di toilet.
Survei juga mengumpulkan data mengenai kebiasaan mengejan, konsumsi serat harian, serta rutinitas olahraga peserta. Wasir kemudian dikonfirmasi melalui prosedur endoskopi.
Hasilnya cukup mencengangkan:
Meski studi ini fokus pada orang dewasa berusia 40 tahun ke atas, para peneliti memperingatkan bahwa risiko yang sama bahkan bisa lebih besar pada generasi muda. Salah satu alasannya adalah karena mereka memiliki screen time yang jauh lebih tinggi, termasuk saat berada di toilet.
Penggunaan smartphone saat buang air besar mungkin terasa sepele, namun jika dilakukan terus-menerus, dampaknya bisa sangat merugikan bagi kesehatan.
Agar terhindar dari risiko wasir, para ahli menyarankan:
Ingat, toilet bukan tempat untuk “nongkrong” atau bersantai dengan HP. Yuk, ubah kebiasaan demi kesehatan tubuh jangka panjang!
“Baca Juga: Rektor Unisba Klarifikasi Insiden Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Kampus”
Global Health Wire - Teknologi kesehatan global mengubah cara layanan medis diberikan dengan menghadirkan inovasi terbaru yang mempermudah diagnosa, perawatan,…
Global Health Wire - Vaksin terbaru dan dampaknya telah mencuri perhatian dunia dalam upaya mengatasi berbagai tantangan kesehatan global secara…
Global Health Wire - Tantangan kesehatan global baru terus muncul dan membawa dampak serius pada kualitas hidup masyarakat di berbagai…
Global Health Wire - Berita kesehatan global riset medis selalu menjadi topik yang penting untuk diikuti karena terus memberikan informasi…
Global Health Wire - Berita kesehatan global perlu diikuti agar masyarakat dan tenaga medis selalu update dengan tren dan perkembangan…
Global Health Wire - Terobosan teknologi medis global kini menghadirkan berbagai inovasi yang siap mengubah cara penanganan berbagai penyakit kritis…
This website uses cookies.