Global Health Wire – Kelenjar liur adalah salah satu bagian penting dalam tubuh kita yang sering kali terlupakan, meskipun memiliki peran yang sangat vital. Meskipun fungsinya sangat vital untuk kesehatan mulut, banyak orang tidak menyadari betapa besarnya peran kelenjar liur dalam menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut.
Berfungsi untuk menghasilkan air liur yang mengandung air, elektrolit, enzim, dan zat antibakteri. Proses ini sangat penting dalam berbagai aktivitas mulut kita sehari-hari, seperti mengunyah dan menelan makanan. Selain itu, air liur juga memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan pH mulut dan melindungi gigi dari kerusakan.
“Baca Juga: Risiko Persalinan bagi Ibu Hamil”
Salah satu enzim yang ditemukan dalam air liur adalah amilase, yang membantu memecah karbohidrat menjadi gula yang lebih sederhana, memudahkan pencernaan. Air liur juga berfungsi sebagai pelumas yang memungkinkan kita untuk berbicara dan menelan makanan dengan mudah. Selain itu, liur membantu melawan bakteri dan virus yang bisa menyebabkan infeksi di mulut dengan adanya antibodi alami yang terkandung di dalamnya.
Tubuh kita memiliki tiga pasangan kelenjar liur utama, yaitu:
Masing-masing ini berfungsi untuk menghasilkan berbagai jenis air liur yang membantu dalam pencernaan dan melindungi kesehatan mulut.
Kelenjar liur adalah penjaga pertama mulut kita terhadap masalah kesehatan gigi dan gusi. Mereka membantu mengurangi risiko gigi berlubang dengan membersihkan sisa makanan yang tersisa di mulut setelah makan. Selain itu, mereka juga menetralkan asam yang dapat merusak enamel gigi.
Air liur yang dihasilkan juga membantu mengurangi rasa sakit akibat luka kecil atau iritasi di mulut, seperti sariawan, dengan melumasi area yang terluka dan mempercepat penyembuhannya.
Meskipun kelenjar ini memiliki banyak manfaat, kekurangan produksi liur bisa menyebabkan masalah serius, seperti xerostomia atau mulut kering. Kondisi ini dapat terjadi akibat dehidrasi, penggunaan obat-obatan tertentu, atau gangguan pada kelenjar itu sendiri. Mulut kering dapat meningkatkan risiko gigi berlubang, infeksi mulut, dan kesulitan menelan makanan.
“Simak Juga: USU-UIII, Benchmarking Tata Kelola Keuangan”