Mendeteksi Skoliosis: Kenali Ciri dan Lakukan Pemeriksaan Dini
Global Health Wire – Mendeteksi skoliosis sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut yang dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Skoliosis adalah kelainan pada tulang belakang yang menyebabkan tubuh melengkung secara tidak normal, baik ke samping kiri atau kanan. Penyakit ini dapat terjadi pada siapa saja, tetapi lebih sering dialami oleh remaja di usia pertumbuhan. Jika skoliosis tidak terdeteksi dan tidak segera diobati, kondisi ini dapat menyebabkan masalah serius seperti nyeri punggung, gangguan pernapasan, dan bahkan mempengaruhi kualitas hidup. Oleh karena itu, penting untuk melakukan deteksi dini guna mencegah dampak negatif yang lebih parah.
Salah satu cara pertama untuk mendeteksi skoliosis adalah dengan memperhatikan perubahan bentuk tubuh. Beberapa ciri umum skoliosis meliputi:
“Simak Juga: USU Termasuk 7 Universitas Terbaik di Kota Medan”
Salah satu cara paling mudah untuk mendeteksi skoliosis di rumah adalah dengan melakukan tes “forward bend” atau membungkuk ke depan. Langkah-langkahnya adalah:
Jika ada kelainan yang terdeteksi selama tes ini, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Meskipun tes di rumah dapat memberikan indikasi awal, diagnosis skoliosis yang tepat hanya dapat dilakukan oleh dokter atau spesialis ortopedi. Pemeriksaan medis untuk skoliosis biasanya melibatkan beberapa metode berikut:
Mendeteksi skoliosis sejak dini sangat penting untuk mencegah perkembangan kelainan yang lebih parah. Jika skoliosis tidak diobati, kelengkungan tulang belakang bisa semakin bertambah, yang pada akhirnya bisa mengganggu fungsi organ tubuh, seperti paru-paru dan jantung, terutama jika melengkung di area dada. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan secara rutin, terutama pada anak-anak dan remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan.
“Baca Juga: Bau Mulut dan Diabetes, Apa Kaitannya?”